Home » » ILMU KOMUNIKASI PEMASARAN

ILMU KOMUNIKASI PEMASARAN

Written By Andrean Wilianto on Selasa, 09 Oktober 2012 | 04.36


KATA PENGANTAR
Makalah definisi komunikasi pemasaran ini bertujuan untuk meningkatkan dan memberi pengetahuan lebih di bidang komunikasi pemasaran. Selain  itu kami juga mengutarakan metode-metode, definisi, ruang lingkup, media komunikasi dalam pemasaran.

Tujuan kami menyusun makalah ini sebagai pedoman dari mata kuliah jurusan yang kami ambil yaitu management. Banyak orang beranggapan seorang management itu hanya mengatur, mengontrol, dan merencanakan sesuatu. Tetapi di dalam management kami juga membahas masalah tentang komunikasi yang berguna sebagai pelengkap skill kami sebagai seorang management
Dan semoga makalah yang kami buat bermanfaat bagi para pembacanya.

Jakarta, 8 oktober 2012
sekian dan terimakasih,

bedugul J
Komunikasi pemasaran (bahasa Inggris: marketing communication) adalah sarana di mana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Komunikasi pemasaran mempresentasikan "suara" perusahaan dan mereknya serta merupakan sarana dimana perusahaan dapat membuat dialog dan membangun hubungan dengan konsumen.[1]
Komunikasi pemasaran bagi konsumen, dapat memberitahu atau memperlihatkan kepada konsumen tentang bagaimana dan mengapa suatu produk digunakan, oleh orang macam apa, serta di mana dan kapan. Komunikasi pemasaran berkontribusi pada ekuitas merek dengan menanamkan merek dalam ingatan dan menciptakan citra merek serta emndorong penjualan dan bahkan mempengaruhi nilai pemegang saham.

Unsur

Dua unsur pokok dalam komunikasi pemasaran, yaitu:
  • Komunikasi : Proses dimana pemikiran dan pemahaman disampaikan antar individu, atau antar organisasi dengan individu. Komunikasi sebagai proses penyampaian pesan yang merupakan gagasan atau informasi pengirim melalui suatu media kepada penerima agar mampu memahami maksud pengirim.[2]
  • Pemasaran : Sekumpulan kegiatan dimana perusahaan atau organisasi lainnya mentransfer nilai-nilai (pertukaran) tentang informasi produk, jasa dan ide antara mereka dengan pelanggannya.

Bauran Komunikasi Pemasaran

Bauran komunikasi pemasaran terdiri dari delapan model komunikasi utama, yaitu:[3]
  • Iklan : Adalah struktur informasi dan susunan komunikasi non personal yang dibiayai dan bersifat persuasif dan promosi tentang produk, jasa atau ide oleh sponsor yang teridentifikasi melalui berbagai macam media.
  • Promosi penjualan : Berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong percobaan atau pembelian produk atau jasa.
  • Acara dan pengalaman : Kegiatan dan program yang disponsori perusahaan yang dirancang untuk menciptakan interaksi harian atau interaksi yang berhubungan dengan merek tertentu.
  • Hubungan masyarakat dan publisitas : Beragam program yang dirancang untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau produk individunya.
  • Pemasaran langsung : Penggunaan surat, telepon, faksimile, e-mail, atau internet untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau meminta respon atau dialog dari pelanggan.
  • Pemasaran interaktif : Kegiatan dan program online yang dirancang untuk melibatkan pelanggan dan secara langsung atau tidak langsung meningkatkan kesadaran, memperbaiki citra, dan menciptakan penjualan produk dan jasa.
  • Pemasaran dari mulut ke mulut : Komunikasi lisan, tertulis, dan elektronik antarmasyarakat yang berhubungan dengan keunggulan atau pengalaman membeli atau menggunakan produk atau jasa.
  • Penjualan personal : Interaksi tatap muka dengan satu atau lebih pembeli prospektif untuk tujuan melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan pengadaan pesanan.

Model Proses Komunikasi

Model Makro Proses Komunikasi

Model makro adalah model komunikasi yang terdiri dari sembilan elemen. Dua elemen sebagai pihak utama yaitu pengirim dan penerima. Dua elemen lainnya merepresentasikan alat komunikasi utama yaitu pesan dan media. Empat elemen merepresentasikan fungsi komunikasi utama yaitu penyandian, pengartian, respons, dan umpan balik. Elemen terakhir adalah gangguan yang dapat menganggu proses komunikasi.

Model Mikro Respons Konsumen

Model mikro komunikasi pemasaran berkonsentrasi pada respons spesifik konsumen terhadap komunikasi. Ada empat model hirarki respons klasik yaitu AIDA, Hirarki Pengaruh, Inovasi-adopsi, dan Komunikasi. Semua model mengasumsikan bahwa pembeli melewati tahap kognitif, afektif dan perilaku.
  • Kesadaran : Jika sebagian besar konsumen sasaran tidak menyadari produk, tugas komunikator adalah membangun kesadaran dengan memperkenalkan produk dengan informasi awal seperti nama produk.
  • Pengetahuan : Informasi lebih dalam mengenai produk. Konsumen sasaran mungkin memiliki kesadaran tapi tidak tahu banyak tentang produk. Pengetahuan sangat penting untuk diberikan kepada sasaran agar informasi yang dimiliki sasaran tentang produk menjadi lengkap.
  • Rasa suka : Jika konsumen sasaran mengetahui merek, apa yang mereka rasakan tentang merek tersebut? Dalam hal ini komunikator harus bisa membangkitkan rasa suka konsumen sasaran terhadap produk.
  • Preferensi : Konsumen sasaran mungkin menyukai produk, tetapi tidak lebih baik dibandingkan produk lain. Komunikator harus berusaha membangun preferensi konsumen dengan membandingkan kualitas, nilai, kinerja, dan fitur lain terhadap pesaing.
  • Keyakinan : Komunikator harus membangun dan memperkuat keyakinan dan minat konsumen sasaran untuk membeli.
  • Pembelian : Konsumen sasaran memiliki keyakinan dan minat yang kuat, namun tidak cukup tergerak untuk membeli.
Komunikator harus mengarahkan konsumen agar mengambil langkah terakhir untuk membeli dengan cara menawarkan produk dengan harga terjangkau, menawarkan premi, atau membiarkan konsumen mencoba produk.

Mengembangkan Komunikasi Efektif

Ada delapan langkah dalam mengembangkan komunikasi yang efektif.
  • Mengidentifikasikan pemirsa atau konsumen sasaran : menganalisa pembeli potensial produk perusahaan dan menetapkan target konsumen.
  • Menentukan tujuan komunikasi : kebutuhan kategori, kesadaran merek, sikap merek, maksud pembelian merek.
  • Merancang komunikasi : strategi pesan, strategi kreatif, sumber pesan, adaptasi global.
  • Memilih saluran komunikasi.
1. Saluran komunikasi pribadi : dua orang atau lebih berkomunikasi tatap muka, antara seseorang dengan pemirsa, melalui telepon atau melalui e-mail.
2. Saluran komunikasi nonpribadi : komunikasi yang diarahkan ke lebih dari satu orang dan meliputi media, promosi penjualan, acara dan pengalaman, serta hubungan masyarakat.
  • Menetapkan total anggaran komunikasi pemasaran : metode terjangkau, metode persentase penjualan, metode paritas kompetitif, metode tujuan dan tugas.
  • Mengukur hasil komunikasi : mengukur dampak pesan yang dikomunikasikan terhadap konsumen sasaran dan umpan balik yang diterima.

 

Pengertian Pemasaran

By admin

Ketika saya mengadakan riset tentang apa yang dicari orang dalam internet, ternyata salah satunya adalah pengertian pemasaran, dan jumlah pencarinya juga lumayan banyak.Itu sebabnya saya coba membuat tulisan yang memuat tentang pengertian pemasaran, dengan harapan teman-teman sekalian mendapatkan apa yang kalian cari.
Terus terang ini hasil dari beberapa sumber yang sudah saya rangkum dan ambil garis besarnya. Semuanya kami dedikasikan untuk teman-teman yang membutuhkan dan tentunya pengunjung blog ini.

Berikut beberapa pengertian pemasaran yang saya dapatkan :
  • Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen. (by : Philip dan Duncan)
  • Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen (by : H. Nystrom)
  • Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha perdagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen (by : American Merketing Association)
  • Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial (by : WY. Stanton)
Pengertian pemasaran di atas tentunya hanya sebagian dari sekian banyak definisi pemasaran, namun demikian saya kira poin-poin di atas sudah cukup sebagai referensi  kita untuk mengambil kesimpulan apa arti dari pemasaran tersebut.
DEFINISI KOMUNIKASI PEMASARAN MENURUT PARA AHLI.
Menurut WY. Stanton Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial. (Fundamental of marketing, 1997)
Menurut H. Nystrom Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
Menurut Philip dan Duncan Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen. (pemasaran, 2001)
Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
Menurut Organisasi.Org Marketing atau Pemasaran adalah suatu perpaduan dari aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan untuk mengetahui kebutuhan konsumen serta mengembangkan promosi, distribusi, pelayanan dan harga agar kebutuhan konsumen dapat terpuaskan dengan baik pada tingkat keuntungan tertentu. Dengan adanya pemasaran konsumen tidak perlu lagi memenuhi kebutuhan pribadi secara sendiri-sendiri dengan melakukan pertukaran antara konsumen dengan pelaku pemasaran sehingga akan ada banyak waktu konsumen untuk kegiatan yang dikuasai atau disukai.
Menurut Kotler Pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. (manajemen pemasaran 2000)
Menurut Badroni Yuzirman (TDA Community) pemasaran adalah bagaimana merayu agar prospek tahu, tertarik dan membeli produk/jasa kita sesring dan sebanyak mungkin dan merekomendasikannya kepada prospek lain.
Menurut Annissa Wardani (TDA Community) Pemasaran adalah selalu berusaha mengetahui apa yang konsumen inginkan (dan butuhkan), kemudian membuat produk dan mempersuasi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen produk tersebut, untuk membuat konsumen tertarik dan membeli produk kita.
George E. Belch dan Michael A. Belch, dalam buku Advertising & Promotion: an IMC Perspective, 2007:8 mengemukakan definisi konsep pemasaran sebagai fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk kreasi, komunikasi dan penyampaian nilai kepada para pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan yang memberikan manfaat bagi organisasi dan para pemangku kepentingan (stakeholders) yang memiliki hubungan erat dengan organisasi.
Menurut Alex S Nitisemito dalam buku Marketing, 1984 pemasaran adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen secara paling efisien dengan maksud menciptakan permintaan yang efektif.

 

 

 Definisi Komunikasi Pemasaran Menurut Para Ahli

Menurut Stanton yang dikutip oleh Djaslim Saladin dan
Yevis Marti Oesman (1991; 194) Komunikasi Pemasaran adalah
kombinasi dari penjualan tata muka, periklanan, promosi penjualan,
publisitas dan hubungan masyarakat yang membantu pencapaian
tujuan perusahaan.

Djasmin Saladin (2001; 123) Komunikasi Pemasaran adalah
aktivitas yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi
dan membujuk atau mengingatkan pasan sasaran atas perusahaan
dan produknya agar bersedia menerima, membeli loyal pada
produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.

Komunikasi Pemasaran menurut Sofyan Assauri
(1996:243) adalah “Kombinasi strategi yang paling baik dari unsurunsur
pnomosi tersebut, maka untuk dapat efektifnya promosi
dilakukan oleh suatu perusahaan, perlu ditentukan terlebih dahulu
peralatan atau unsur promosi apa saja yang sebaiknya digunakan
dan bagaimana pengkombinasian unsur-unsur tersebut agar
hasilnya dapat optimal”.

William G. Nickels dalam bukunya Marketing Communication and Promotion (1984) mendefinisikan komunikasi pemasaran sebagai berikut: proses pertukaran informasi yang dilakukan secara persuasif sehingga proses pemasaran dapat berjalan secara efektif dan efisien (Purba, dkk, 2006: 126).

Menurut Paul Smith , Chris Berry dan Alan Pulford komunikasi pemasaran
adalah hubungan sistematis antara sebuah bisnis dan pasarnya, dimana pelaku pasar
memasang beberapa ide-ide yang luas, desain-desain, pesan-pesan, media, potonganpotongan,
bentuk-bentuk dan warna-warna, keduanya untuk mengkomunikasikan ide-ide dan
untuk merangsang persepsi khusus tentang produk dan layanan-layanan oleh individual
masyarakat yang telah dikumpulkan atau disatukan kedalam sebuah target pasar.

Ruang Lingkup
Komunikasi pemasaran meliputi tiga tujuan utama, yaitu untuk menyebarkan informasi (komunikasi informatif), mempengaruhi untuk melakukan pembelian atau menarik konsumen (komunikasi persuasif), dan mengingatkan khalayak untuk melakukan pembelian ulang (komunikasi mengingatkan kembali). Secara garis besar, proses komunikasi pemasaran dapat dijelaskan dalam gambar berikut:
Sumber : Tjiptono, 2002:219
Peran komunikasi pemasaran tergantung pada produknya, namun
dalam penerapannya bertujuan untuk : menciptakan, memperkenalkan, menyerahkan segala hal yang memiliki value dari produsen kepada konsumen:
  • Barang (makanan, minuman, kebutuhan kantor dsb)
  • Jasa (bioskop, kantor pengacara, jasa pengiriman dll)
  • Experience (Wahana Rama-Shinta, Sarana Terjun Payung dll)
  • Event (Pekan Raya Jakarta, Ngaben, Olimpiade)
  • Person (artis, olahragawan, public figure)
  • Tempat (area wisata, museum, situs sejarah)
  • Property (real estate, saham obligasi),
  • Organisasi (YLKI, Parpol, Yayasan Pecinta Satwa),
  • Informasi (ensiklopedia, film dokumenter, guides book, peta)
  • Ide / gagasan (solusi terhadap pemecahan masalah, konsultansi)
Komunikasi pemasaran membahas beberapa masalah yang memiliki kaitan erat dengan komunikasi dalam pemasaran, pokok kajian pembahasan komunikasi pemasaran antara lain:
Strategi Komunikasi
Segmentasi Potensial
Perencanaan Media
Kreatif pesan dan Visual
Biaya Komunikasi dan Belanja Iklan
Riset Komunikasi Pemasaran
 Konsep Bisnis Masa Depan
Sarana untuk melakukan komunikasi pemasaran adalah bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) total sebuah perusahaan disebut juga bauran promosinya (promotion mix) merupakan perpaduan khusus antara iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang digunakan perusahaan untuk meraih tujuan iklan dan pemasarannya (Sunarto, 2004:261).

KOMUNIKASI PEMASARAN

Kehadiran media cetak dan elektronik telah menimbulkan sikap keseriusan bagi para pengusaha,untuk selalu memperbaiki kualitas produk;Stategi komunikasi pemasran (marketing communition) yang dapat menghindari perusahaan kerugian yang disebabkan oleh promosi.yang tidak efisen dapat dimasukkan sebagai bagian dari konsep bauran komunikasi pemasaran(marketing communication mix).

Adapun pemasaran didefinisikan sebagai “Asocietal process by which individual and grup, dapat dikatakan bahwa proses yang membentuk hubungan antara komunikasi induvidu atau grup dalam menyanpaikan jenis-jenis produk;barang dan jasa.
Inti Dari Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran membahas beberapa masalah yang memiliki kaitan erat dengan komunikasi dalam pemasaran, pokok kajian pembahasan komunikasi pemasaran antara lain
  • Strategi Komunikasi
  • Segmentasi Potensial
  • Perencanaan Media
  • Kreatif pesan dan Visual
  • Biaya Komunikasi dan Belanja Iklan
  • Riset Komunikasi Pemasaran
  • Konsep Bisnis Masa Depan
Proses Perencanan Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran dapat diidentifikasikan sebagai hal berikut:
  1. Mengidentifikasikan pasar dan kebutuhan konsuman atau persepsi konsumen.
  2. menggambarkan dan mengoperasionalkan gambar atau persepsi tujuan target group.
  3. Mengvaluasikan sejumlah perilaku yamh tergambar diyakini dapat mencapai tujuan.
Strategi mempromosikan sebuah produk atau perusahan merupakan strategi pembangunanatribut yang akan dan terus dikenal oleh konsumen.
Analis Situasi ,Taktik,dan Strategi
Perusahaan yang memikili dia atau lebih konsep strategi ,memungkinkan perusaahn tersebut bertahan dalam persaingan yang semakin keras.Perusahan yang tidak memiliki kerangak dan strategi cadangan dalam menghadapi para pesaing naru justeru akan mengacam posisi produk mereka yang telah ada.
Tujuan lain dari analis situasi,teknik dan strategi dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memperoleh dari konsumen (sebagai sumber utama).dimana pespon tersebut merupakan langkah awal yang perusahan untuk bersikap positif.
Perencanaan Komunikasi Penasaran
Perencanaan komunikasi dalam komunikasi pemasran merupakan panduan mendasr yang penting untuk membentuk kita dalam menyusun sebuah perencanaan strategi berdasarkan pandangan komunikasi pemasaran. Perencanaan mungkin lebih penting dari sebuah dokumen yang kita miliki. Setiap perencanaan dan eksekusi periklanan memilikinilai yang kecil jika kita tidak menjaga di hadapan konsumen .
PEMASARAN DAN PROMOSI
Pemasaran Pada Era Informasi.
Kondisi saat ini menempatkan kita ke dalam sebuah persaingan diantara dua paradikma yang saling tarik menarik,yaitu era industeri disnis dan era informasi bisnis.
Terdapat tujuh Aspek Dasar yang harus dicapai oleh organisai bisnis agar dapat bartahan dalam kompetisi yang ketat saat ini:
  1. Konsumen tepat sasaran
  2. Kualitas penciptaan produk yang terbaik melalui perusahan teknologi terbaru
  3. Adanya diferentasi produk yang ditawarkan dengan pesaing .
  4. Positioning produk dan perusahaan sebagai penggerak pasar .
  5. Kacapatan dalam penetrasi pasr (local maupun interlokal)
  6. Sumbrt daya manusia dengan kualitas tertinggi dan mampu bekerja secara tim
  7. Kepentingan yang mamapu beradap tasi dalam kondisi yang selalu berubah –ubah
Perusahaan yang memliki ke tujuh aspek tersebut dapat digolongkan kepada perusahan yang memiliki kemampuan untuk bertahan pada masa saat ini.
Dukungan Media (Media Support)
Dukungan media (Media support) selalu dihubungkan dengan peluang keberhasialan bisnis,biaya dan audience.dukungan media dapat juga disebut sebagai media alternative,media yang tidak dapat diukur serta merupakan non traditional media .dukungan media –media tersebut antara lain:
  • Out Of Home Media
  • Promotional Product marketing
  • Yellow Pages
  • Produt Placement
  • Inflight Adertising dan
  • Miscellaneous Media.
Publicity dan Corporate Advertising
Publicity
Publicity (publisitas) merupakan salah satu teknik yang sering digunakan dalam program publicity relation,karena mampu menjangkau opini public yang dapat mendukung produk/jasa serta membentuk suatu perceived quality dalam benak konsumen.
Untuk mempromosikan produk special yang dapat membangkitkan kepercayaan terhadap produk ,dan memperkuat imagenilai dari suatu produk kepada pelangan khusus.publicity itu sendiri pada dasrnya merupakan pengembangan dari konsep berita, yaitu:5 W +1 H(Who,What,Where,Why,What,dan How) hanya dalam pemasarannya saja yang berbeda .penulisan berita 5W dijabarkan secara singkat maka dalam publicity cenderung disajiakn lebih kompeleks dan detil.
Direct Marketing
Diret Marketing adalah :bagian dari program komunikasi pemasran .pasar tidak dapat dicapai apabila kita hanya menggunakan salah satu cara atau medium saja. Kehadiran media masssa dalam memenuhi keinginan industeri perlu diperoleh kesempatan untuk meraih targert market sebesar-besarnya.dan menjangkau target yang tidak terjangkau melalui metode atau teknuk markering.
Personnel Selling
Personnel selling adalah:improvisiasi dari penjualan dengan menggunakan komunikasi a person to person communicatiom.Dalam marketing communication,personal selling merupakan mitra penting dan tidak dapat digantiakn dengan elemen promosi lainnya.
STRATEGI KOMUNIKSI
Kehidupan manusia tidak terlepas dari ruang lingkup komunikasi,manusia sebagai mahluk social,maka dengan komunikasi tidak saja sebagai alat untuk kontak hubungan dengan antara individu,namun komunikasi juga merupakan alat bagi manusia untuk bertahan hidup.komunikasi memiliki kekuatan untuk melakukan seleksi terhadap berbagai stimuli yang ada disekitarnya,stimuli yang akan dipilih dan stimuli tersebut dapat memberikan rangsangan yang labih kuat.
Bentuk –Bentuk Komunikasi
Komunikasi pemasran mix antara lain adalah:
  • Advertising
  • Sales Promotion
  • Publicity
  • Personal selling dan
  • Direct Selling
Dalam komunikasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu:Massa,Kelompok,dan Personal .masing –masing kimunikasi dalam lingkup massa tersebut dianggap tidak saling mengenal satu sama lainnya.sedangkan karekteritis personal adalh: pribadi dari satu orang komunikasi yang langsung dan berinteraksi dengan komunikasi.komunikasi dibagi menjadi dua bagian yaitu:
  • Komunikasi massa
  • Komunikasi kekompok
Bentuk –Bentuk Media Komunikasi
Media Komunikasi Antar personal
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah memunculkan jenis media komunikasi yang mempu berinteraksi secara personal atau kelompol.komunikasi dapat melakuakanpenelusuran berbagai informasi yang menarik .
Tujuan Komunikasi
Perubahan Pengetahuan
Setiap tindakan yang kita lakuakan diasdari atau tidak disadari memiliki tujuan tertentu dalam ari adanya keinginan untuk memperoleh kepuasan yang ingin segeran dicapai secepatnya.
Otak manusia bekerja dan berkembang sesuai rangsangan (stimuli) dari luar yang dihubungkan dengan kebutuhan yang ada dalam diri seseorang.pentingnya perubahan pengetahuan dalam strategi komunikasi pada tahap awal merupakan langkah positif dari sebuah presesuntuk mengubah pengetahuan konsumen dimaksudkan untuk mengubah pengetahuan komsumen yang yang dimaksud adalah:
  • Mempekenalkan adanya penemuan baru.
  • Mengiformasikan cara baru dalam memenuhi kebutuhan.
  • Menggambarkan bagimana kepuasan tersebut dapat terpenuhi.
Tujuan Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran bertujuan untuk mencapai tiga tahap perubahan yang ditunjukan kapada konsumen.tahap pertama yang ingin dicapai dari strategi komunikasi pemasaran adalah tapan perubahan khowledge(pengetahuan),dalam perubahan ini konsumen mengetahui adanya keberadaan sebuah produk,tahapan kedua adalah perubahan sikap dalam consumer behavior perubahan sikap ini ditentukan oleh tiga unsure yang disebut oleh Sciffman dan Kanuk menunjukkan bahwa tahapan perubahan sikap ditentukan dan conation(perilaku),jika tiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan terhadap sebuah perubahan (kognitif,afektif,dan konatif)
Konsemen Indonesia setip saat berubah sedikit dengan sedit menuju sebuh tahapan yang disebut”knowledge social”lebih berbahaya lagi setip perancang iklan yang bermaksud membodoh-bodohi konsumen.perlu disadari bahwa batas-batasan etika ini sebenarnya tidak bermaksud membatasi keratifitas ide,bankan memotivasi terjadinya inovasi dan kreatifitas iklan yang lebih tinggi dan memantu para kteatif untuk memberikan sebuah iklan.
STRATEGI DAN PERENCANAAN KOMUNIKASI PEMASARAN
Segmentasi Potensial
Sebuah produk diciptakan untuk memenuhi sebuah kebutuhan atau mungkin mengangkat sebuah keinginan menjadi sebuah kebutuhan baru.Beberapa perusahaan ,mengalami kegagalan ketika menetapkan strategi segmentasi pasar,yang disebabkan oleh tidak adanya hubungan yang cukup kuat antara produk yang ditawarkan dengan sasaran produk (konsumen).
Fase Kegiatan Komunikasi Pemasaran
Fase-fase kegiatan komunikasi pemasaran merupakan acuan penting dalam menyusun strategi promosi,terhadap tiga tahapan dari markering komunikasi yaitu:
  • Pertama:segmentasi pasar
  • Kedua:menentukan segmentasi (satu atau lebih) dengan produk yang spesifikasi atau bentuk promosi.
  • Ketiga :Menentukan posisi produk sebagai suatau produk yang mampu memuasakan konsumen dengan cara yang berbeda (diferensasi)dari competitor yang diwujudkan dalam bentuk pesan yang khusus.
Segmentasi
Segmentasi pasar dihubungkan bagi pengembang sebuah market melalui cara pemuasan yang berbeda,kemampuan komunikasi pemasaran dalam pembagian segmentasi berpengaruh terhadap media yang memiliki kedekatan.segmentasi diperoleh beberapa asumsi-asumsi penting.khususnya dalam mementukan bentuk stimulasi yang kuat.
Sciffman dan Knuk membagi komunikasi pemasaran dalam berbagai segmen ,yaitu sebagai berikut:
  • Geografis
  • Demografis
  • Psikologi
Hubungan Antara Asumsi Komunikasi dengan Kebutuhan ,Keinginan,dan Permintaan.
Need(keburuhan)
Needs, Maslow menyebutkan adanya hirarki kebituhan yang terdiri dari lima tingkatan yang dimulai dari kebutuhan yang paling utama,yaitu:kebutuhan phisik seperti:makan,minum,pakaian dan tempat tinggal,kebutuhan yang harus dipenuhi segara.kebutuhan lanjutan yangbterdiri dari kebutuhan akan rasa aman ,bersosalisasi,penghargaan diri,dan cinta,hingga pada kebutuhan yang terakhir yaitu:akualisasi diri.
Wants(keinginan)
Wants adalah:sebuah kebutuhan yang dijadikan referensi bagi konsumen.karena produk tersebut memilik padanan produk pengganti,sebagai contoh:nasi merupakan cara orang Indonesia menyelesaikan kebutuhan akan rasa lapar dan orang Amerika makan burger untuk menyelesaikan rasa laper dan karean orang Amerika dan orang Indonesia ,maka burger pun dapat dijadiaknan alat penyelesaian rasa laper.
Demand (Permintaan)
Daya beli ternyata bagian terkhir dari sebuah strategi marketing,mampun sebuah produk didapakan sangat kuat,namun jika tidak didukung daya beli,produk tersebut seperti mengawang-awang,tentunya hal ini telah dipertimbangkan oleh perusahaan .
PELUANG PROMOSI DI MEDIA
Teori-teori Media
Harlod D.Laswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah dengan menjawab pertanyaan who says what,in which channel to whom,whit what effect,and in which,channel,menunjukkan sebuah kegiatan komunikasi yang menggunakan saluran –saluran komunikasi.Dalam proses komunikasi primer,komunikator dan komunikan berharap langsung tanpa disela oleh objek lainnya atau tanpa media ,dan efek dari komunikasi dapat dengan diperoleh secara langsung.
Komunikasi Non Media
Komunikasi non media merupakan kegiatan komunikasi yang dijalankan oleh personal selling yaitu antara sales dengan konsumen yang biasa terjadi secara tatap muka.komunikasi non media merupakan proses komunikasi yang bersifat primer yang berlangsung secara tatap muka komunikator dengan komunikakan.dalam konumikasi pemasaran yang perlu diamati adalah sejuuh mana komunikasi primer ini memberikan efek secara langsung atau tidak langsung terhadap tujuan dari markerting.
Komunikasi Bermedia
Komunikasi bermedia dalam lingkup komunikasi pemasaran seperti yang telah diungkapkan sebelum nya bahwa media terbagi atas dua jenis media yaitu media massa dan nirmassa.kegiata komuniksai membagi pengelompokan media atas tiga bagian yang ditunjukan kepada massa,kelompok dan personal yaitu:
  • Media massa:yang kemudian dibagi menjadi media massa elektonik dan media cetak
  • Media Kelompok,dan
  • Media Antar personal
Karakteritis Media
  • Mesia massa
  • Media Elektronik
  1. Radio
  2. Tv
  • Media Cetak
  • Media Out of Home
  • Media Komunikasi Kelompok
  • Media Komunikasi personal
Dukungan Biaya Promosi
Kaitannya dengan efesiensi biaya marketing communication bahwa harus dperhatikan ,jika perencanaan komunikasi pemasaran hanya terfokus kepada prioritas penggunaan media sebagai saran promosi utama.perencanaan sebuah aktifitas komunikasi pemasaran harus disesuakan dengan kemampun pembiayaan dan anggran yang disediakan.anggaran komunikasi pemasaran akan menentukan apa saj yang akan dibiayakan,segmentasi mana saja yang akan dituju.
Marketing Information System (MIS) Data Base
Sumber informasi lain yang berguana bagi seorang manaer dalam melakukan perencanaan kegiatan dan biata mengacu kepada marketing information system(MSI) masalah penyebab turunyan penjualan yang disebabkan oleh factor internal,aksesibilitas,kualitas,produk,dan pesaing perusahaan.
Sales Report,merupakan data penting yang harus diolah dengan melakukan suatau perbandingan kegitan kimunikasi pemasaran yang dilakuakan sebelumnya.



MANAJEMEN BRAND
Pengertian Dari Brand
Brand dapat kita sebut dengan pelabelan,brand memiliki kekuatan untuk membentuk penjualan.istilah brand muncul ketika persaingan produk semakin tajam menyebabkan perlunya pengutan peran labek untuk mengelompokan produk-produk dan jasa yang memiliki nya dalam satu kesatuan.
Brand dan Mitos kepuasa
Tidak semua merek-merek terkenal diluar negari mamapu menguasai pasar Indonesia,khususnya di Indonesia bahwa setip produk yang memikili label berbahasa asing dengan tulisan MADE IN…..selalu dinggap merek yang mampu memberikan jaminan kepuasan dengan alas an produk rumit dan hati-hati sehinga memberiakan hasil yang lebih baik dan lebih kuat.
Manajemen Brand
  • Brand Campaign
  • Brand Recognition
  • Brand Preference
  • Brand Insistance
  • Lovely Brand/Brand Satift.
Kreatifitas pesan dan visual
Aplikasi Komunikasi Pemasaran
Dengan menggunakan media inti bahwa (below the line) maupun lini atas (above the line)ditentukan oleh strategi pesan dan visual yang disajiakn .Tujuan promosi ditunjukan untuk:
  • Awareness,merupakan kesadaran keberadaan sebuah produk atau jasa baru.
  • Khowledge,memberikan informasi yang dibutuhkan atas pengguanaan sebuah produk atau jasa.
  • Likeability,menumbuhkan kesatuan terhadap penampilan pesan
Proses penyanpaian pesan dalam komunikasi kedelapan tujuan promosi dibagi dalam tiga tahapan perubahan sikap,yaitu:
  • Conative(awareness,dan knowledge)
  • Attitude(likeability ,beriveing,dan image)
  • Cognitive(motivation,remembering,dan loyality)
Keberadaan sebuah produk atau jasa dan juga fungsi sebuah produk /jasa perubahaan sikap ditunjukan untuk merubah sikap.
Stimulasi Pesan
Stimulasi pesan dibagi menjadi beberapa karakter yaitu:
  • Like or Dislike
  • Sensation
  • Intensity
  • Absolut Threshold dan Differentisl Threshold(J. N.D)
  • Perceptual Selection
Strategi Menarik Perhatian Konsumen dan Persepsi Konsumen Terhadap Sajian Iklan
Seperti dikatakan sebelumnya bahwa sebuah iklan yang efektif memiliki kemungkinan terbesar terjadi sebuah pembelian ,stimulasi yang akan direncanakan dengan melakukan berbagai penelaahan dan pemilihan bentuk advertising seperti:
  • Pesan Verbal dan non verbal
  • Bahasa dalam Periklanan
  • Soun Efek dan Visual Efek
  • Habituate
  • Teknik membangkitkan Motivikasi Konsumen
Simbol warna Dalam Visual Komunikasi
Dalam beberapa kasus ,sebuah produk atau brand diasosiasiakn ke dalam warna spesifikai dalam kerangak konotasi kesukaan individi/pribadi.maka tidak heran jika warna ini akan berbeda antara sat kelompok dengan kelompok lainnya.namun juga memberikan cirri-ciri kemakmuran atau harapan akan munculnya rezeki yang berlimpah.negitu banyak persepsi individu terhadap asosiasi warna menyebabkan penggunaan warna pada elemen visual menjadi penting.
PERENCANAAN BIAYA KOMUNIKASI PEMASARAN
Biaya Komunikasi
Dalam kegiatan bisnis sebagaimana kegiatan ekonomi dikenal adanya konsep biaya operasioanal (opportunity cost).konsep tersebut menjelaskan bahwa terdapat lebih dari satu penggunaan atau pemanfaatan sumberdaya perusahaan.
Sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan antara lain:uang(money),manusia (man),kemapuan manajemen (managerial skill) ,dan waktu(time).artinya bila sumberdaya unang dipakai untuk kegiatan x (promosi ,misalnya)maka uang tersebtu sesungguhnya dapt dimafaatkan tidak hanya ditunjukan bagi kegiatan promosi saja.
Inti dari konsep biaya opportunitas adalh pemanfaatan secara optimal,efektif dan efisien dari seluruh sumber daya perusahaan.
Strategi Penentuan Komunikasi Pemasaran Budget
Jenis–jenis Anggaran
Dalam penetapan anggaran biaya promosi ,beberapa item yang harus tersedia adalah:
  • Personal
  • Aktifitas
  • Quality Control
Strategi Kampanye
Perencanaan Kampanya Periklanan
Tujuan penyampaian pesan pada strategi kampanye dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memberikan informasi mengenai new performance,new service,new product dan benefit.penyampaian pesan informasi tersebut diharapkan dapat merubah pengetahuan dan refensi public terhadap produk dan perusahaan.
RISET KOMUNIKASI PEMASARAN
Riset Pemasaran Sebagai Dasara Dari Perencanaan Komunikasi Pemasaran
Sebuah perusahaan besar biasanya memilki departemen yang menangani riset marketing.mereka bertugas untuk memeperoleh sejumlah informasi penting yang dibutuhkan seperti riset pasar yang meliputi informasi tentang tingkat kepentingan konsumen terhadap produk,
Riset Dalam Komunikasi Pemasaran
Perencanaan riset dalam komunikasi pemasaran ditujikan untuk memberikan gambaran atau sebuah proyeksi mengenai sesuatu kejadian atau ramalan terhadap suatu perubahaan yang akan muncul pada massa yang akan datang .Dalam Komunikasi pemasaran ,riset yang dibutuhkan terbagi dalam empat kelompok riset yaitu:
  1. Riset Perilaku
  2. Riset Media
  3. Riset Efektifikasi Iklan ,dan
  4. Riset Kompetitif
Competitive Intellignt dalam Strategi Memposisikan Brand
Fungsi intelijen adalah mengkaji kekuatan para pesaing dan kekuatan ekstetnal dengan maksud untuk menyampaikan perusahaan menghadapi keadaan dan kondisi dikemudian hari.strategi pesan merupakan penciptaan pontensi keuntungan masa dapan (igon anshoff)pentingnya intelijen kompetitif ini adalah untuk membentuk komunikasi pemasran untuk menganalisa perkembangan lingkungan bisnis yang ada disekitarnya.
Monitoring Kegiatan Direct Selling Dan Event Management
Monitoring Kegiatan Promosi
Ketika manajer,komunikasi pemasran ,wajib melaksanakan kegiatan monitoring terhadap berbagai kegiatan promosi yang telah dijalankan .monitoring direct selling khususnya dalam penggunaan media-media komunikasi personal (marketing kits)ditunjikan untuk memperoleh informasi dari salesengenai kendala-kendala dalam menjelaskan produk kepada konsumen atau ada beberapa informasi yang dibutuhkan oleh konsumen.pengambilan keputusan atas beberapa masalh yang dihadapi tersebut,biasanya disediakan anggaran 10% hingga 20%untuk mengatasi berbagai masalah atau kendala,perusahaan maupun oleh pesaing ,dan jika dana anggaran cadangan tidak tersedia atau tidak teranggarakan,hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan bias terjadi ka[pan saja,ketidaktanggapan manajer berakibatkan fatal yaitu kehilangan sebagian pangsa pasarnya.
KOMUNIKASI PEMASARAN MASA DEPAN
Dampak Promosi Terhadap Pengembangan Pasar
Strategi pengembangan pasar dan penciptan peluang pasar membutuhkan sedikit pemikiran yang berbeda.Konsemen sangat tertarik pada harga dan kualitas barang.sterategi pencipta peluang pasr merupakan strategi yang berbeda. Hubungan timbal Balik antara komuniksai Pemasaran dan Relationship Marketing
Perlunya penerapan konsep relationship marketing yang dipadukan dengan konsep marketing communication ditunjukan untuk memperkuat pemposisian perusahaan dan produk/servis yang dimiliki oleh perusahaan dengan grup-grup bisnis.Relationship marketing commucation hanya dapat berjalan mulus jika dengan standarilasi product,behavior dan atmosphere dalam lingkungan perusahaan lebih baik .untuk membangun posisi tertinggi dipasar ,pertama:perusahaan harus membanguan hubungan yang kuat,kedua mereka harus mendapatkan keuntungan dari industeri infastruktur dimana kuncinya adalah orang-orang dan perusahaan yang telah menjadikan industeri itu menjadi lebih kuat.
Tujuan dari relationship Marketing ini adalah untuk membangun infrastuktur pasar yang kuat,membangun suasana keakrapan dan terjalinnya hubungan yang lebih luas, menstransfer pengetahuan tentang produk dan perusahaan (positioning a product and corporate),pemasaran yang lebih sederhan (simple)untuk mempermudah pendistribusian,efesien,dan konsentarasi pemasaran yang lebih efektif.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar